Pembunuh Tidak Sengaja 23 March 2010
Posted by yesuaiwo in Renungan.trackback
Tadi pagi saat teduh saya diambil dari Bilangan 35. Isinya tentang kota-kota perlindungan untuk orang-orang yang secara tidak sengaja membunuh orang lain. Akibatnya mungkin akan ada orang yang ingin membalas dendam kepada mereka. Orang-orang yang membunuh secara tidak sengaja ini kemudian disuruh Tuhan untuk lari ke kota perlindungan dan di sana nyawanya akan terpelihara.
Tapi kalau dipikir, kasihan ya orang-orang ini? Mereka tidak berniat jahat, hanya lagi sial sehingga secara tidak sengaja mematikan orang lain. Karena itu, hidupnya terus berubah total karena dia jadi harus ngungsi ke kota perlindungan. Terus baru bisa keluar dengan aman setelah imam besarnya ganti pula. Dengan kata lain, harus nunggu intervensi ilahi untuk hidupnya bisa pulih!
Tapi terus saya jadi inget ayat dari Pengkotbah 3:24-26. Bahwa adalah baik untuk menantikan pertolongan TUHAN. Persis seperti yang dialami oleh si pembunuh yang tidak sengaja itu.
Nah, sekarang kalau kita yang mengalami itu, gimana rasanya? Kita tidak tahu apa-apa, tapi Tuhan ijinkan kita untuk sial kena masalah. Akibatnya hidup kita berubah (atau malah berantakan) dan tidak ada jalan keluar selain dari menunggu pertolongan ilahi. Mengerikan ya >.<
Hmm. uda ngalamin kok di kantor. krn jd kepercayaan malah jd kena ‘musibah’, di tempatkan di tempat yg tidak enak dan tidak diinginkan. mau resign, tapi Tuhan ga kasih. trus..? ya,bertahan dan belajar untuk taat dan menantikan Tuhan. memang tidak enak sekali rasanya T T